KONSEP DAN ASPEK MAGNET

 

NAMA : MELVIN ERLINA PUTRI

NIM : 210343606417

PRODI/OFF : BIOTEKNOLOGI/B

 

KONSEP DAN ASPEK MAGNET

 

A.     PENGERTIAN

 

Magnet memiliki kemampuan untuk menarik benda tertentu yang berada disekitarnya. magnet terbuat dari bahan seperti baja, besi, dan berbagai campuran logam. Apabila magnet berada diantara serbuk besi, maka kita bisa melihat banyak serbuk besi tersebut yang menempel pada kedua ujung magnet, pada bagian tengahnya akan sedikit serbuk besi yang menempel, dari sana kita bisa menyimpulkan kalau kedua ujung magnet merupakan bagian dengan gaya tarik paling kuat. Sedangkan pada bagian tengah tidak memiliki gaya tarik magnet atau netral. Kedua ujung magnet tersebut bisa kita sebut sebagai kutub utara dan kutub selatan.

 

Jenis – Jenis Magnet

Berdasarkan asalnya magnet dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

a.       Magnet alam : merupakan magnet yang terbuat dan berasal dari alam pula. Magnet ini dapat ditemukan dalam bebatuan di alam yang mengandung unsur magnet.

b.       Magnet buatan : merupakan magnet yang memang dibuat oleh manusia. Magnet buatan ini dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu magnet tetap dan magnet sementara.

 

Sifat Magnet

a.       Magnet bisa menarik benda tertentu

Benda – benda yang dapat ditarik dan ditolak oleh magnet dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu :

1.       Benda Ferromagnetik : merupakan benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet. Contohnya adalah nikel, kobalt, besi dan baja.

2.       Benda Paramagnetik : merupakan benda yang dapat ditarik lemah oleh magnet. Contohnya adalah platin dan aluminium.

3.       Benda Diamagnetik : merupakan benda yang ditolak lemah oleh magnet. Contohnya adalah natrium klorida, seng dan bismuth.

b.       Magnet mempunyai 2 kutub, yaitu :

Kutub Utara dan Kutub Selatan.

c.       Kutub yang berbeda akan saling menarik, kutub yang sama akan saling menolak

d.       Gaya magnet bisa menembus penghalang

Dalam gaya magnet terdapat gaya tarik menarik maupun gaya tolak menolak sehngga gaya magnet dapat menarik benda disekitarnya meskipun terdapat penghalang.

e.       Memiliki medan magnet

Medan Magnet

            Medan magnet merupakan daerah disekitar magnet yang masih dipengaruhi oleh gaya magnet tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa gaya magnet dapat terjadi pada medan magnet yang berinteraksi pada partikel yang bermuatan ketika bergerak atau benda magnetik (magnet).

 

B.      FENOMENA DALAM BIDANG BIOTEKNOLOGI

 

Pengaruh magnet dalam bidang bioteknologi adalah pada media Baccillius sp. Dalam menghasilkan enzim protease. Produksi enzim pada Baccillius sp juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan, diantaranya adalah paparan dari medan magnet. Paparan pada medan magnet tersebut dapat mempengaruhi substrat media, karakteristik pertumbuhan dan jumlah sel bakteri pada fase stasioner. Dalam hasil penelitian Goba dan Magoli menjelaskan bahwa medan magnet bekerja pada membran plasma sel prokariot melalui interaksinya dengan subtrat media jalur sinyal tranduksi yang dapat mempengaruhi aktivitas produksi enzim. Medan magnet dapat mempengaruhi semua komponen membran sel mikroorganisme yaitu protein dan lipid yang saling berinteraksi satu sama lain, sehingga dapat meningkatkan aktivitas enzim. Bakteri sendiri membutuhkan beberapa unsur logam seperti kalium, natrium, magnesium, dan besi untuk menunjang pertumbuhannya.

 

C.      TEKNOLOGI DALAM BIDANG BIOTEKNOLOGI

Penerapan magnet dalam bidang bioteknologi dapat kita lihat dalam penggunaan teknologi MRI (Magnetic Resonance Imaging). MRI berfungsi untuk menghasilkan gambar struktur tubuh dengan bantuan magnet, gelombang radio dan komputer.

      MRI bisa digunakan untuk memeriksa berbagai kondisi, antara lain :

1.       Kerusakan atau sumbatan pembuluh darah

2.       Peyakit jantung

3.       Kerusakan otak

4.       Kanker

5.       Multiple sclerosis (MS)

6.       Infeksi tulang belakang

7.       Stroke

8.       Masalah pada mata

9.       Masalah pada telinga bagian dalam

Cara kerja MRI adalah tubuh pasien akan diletakkan dalam lubang magnet, medan magnet yang kuat akan terbentuk dan menyelaraskan protom atom hidrogen yang kemudian terkena pancaran gelombang radio. Mesin MRI bagian penerima akan menerima sinyal sebagai hasil yang didapatkan dalam proses deeksi yang telah dilakukan. Komputer akan langsung memproses sinyal tersebut dan menghasilkan gambar.

           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KONSEP DAN ASPEK SISTEM SENSOR